Saya Hormati kaum LGBT

Minggu, Juni 28, 2015

1 Petrus 2:17 (TB)  Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!


Ga ada syarat dan ketentuan berlaku untuk menghormati orang lain. Bahkan mereka yang dikatakan penjahat paling jahat pun harus tetap diberi rasa hormat.

Termasuk mereka kaum LGBT.

Mereka punya impian, mereka punya keinginan. Kita perlu menghormatinya. Tapi kaum LGBT pun harus menghormati setiap orang Kristen yang memiliki iman di dalam Tuhan bahwa pernikahan bukan untuk kaum mereka.

Apa dasarnya?? Tentu saja Alkitab. Saat kaum LGBT membenarkan hak mereka untuk menikah dengan dasar kemanusiaan. Kami pengikut Kristus mendasarkan penolakan pengakuan pernikahan LGBT pada Firman Tuhan.

Kaum LGBT bisa berseru tentang persamaan hak dan lain-lain. Tapi saya pribadi sebagai pengikut Kristus pun akan berseru agar kaum LGBT tidak memaksakan keinginan mereka pada Gereja yang notabene berdiri atas dasar Firman Tuhan. Jika mereka masih memaksakannya, mereka tak ubahnya memperkosa Firman Tuhan. Sama seperti kaum LGBT dulu dilecehkan, jika mereka memaksa Gereja mengakui pernikahan LGBT, mereka sedangkan melecehkan gereja. Mereka mengkhianati kemanusiaan itu sendiri.

Jujur, saya sesak saat tahu pernikahan LGBT akhirnya diakui. Agak terhibur karena itu secara hukum. Mungkin akan terasa lebih sakit jika ternyata gereja yang mengakuinya.

Saya ga akan bermulut manis tentang kemanusiaan dan persamaan hak LGBT. Teman-teman kaum LGBT bisa meminta hak persamaan hak secara hukum dan politik. Tapi, jangan meminta pernikahan kudus sebagai hak mereka. Maaf, saya salah satu yang menentang keras hal itu.

Dunia memang semakin jatuh dalam kebinasaan. Sesak rasanya melihat dunia yang semakin hari semakin jahat. Tapi, Tuhan sudah menjelaskan pada kita lewat Firman-Nya. Semuanya memang akan terjadi demikian.

Yang bisa kita lakukan hanya terus tetap bergerak, tetap bekerja. Kanan kiri kita memang sudah berantakan, hancur, tapi jangan berhenti berharap. Berharap kalau setiap kesaksian kita akan menolong 1 & 2 orang untuk akhirnya mengejar Tuhan. Berharap kalau kebaikan kita membuat orang lain melihat Kristus. Berharap bahwa di balik setiap berita buruk ada tangan Tuhan yang bekerja untuk mendatangkan kebaikan.

Gereja akan semakin terjepit dan ditekan, tapi percaya deh, di saat-saat gereja terjepit dan ditekan, di saat itu kebangunan rohani terjadi.

Roma 5:3-5 (TB)  Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.



amsaLFoje via Blogaway

You Might Also Like

0 op-knee

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komentarmu yaa. Saya juga akan mampir ke blogmu ;)

recent posts

Popular Posts

Add Me ON

Blogger Perempuan

BB Member

Daftar Blog Saya

Subscribe