KERJA DARI RUMAH ENAK??

Rabu, Mei 20, 2015

Kalau mau jujur, kerja dari rumah dengan ngurus anak 9 bulan tanpa ada yang bantuin itu, GA ENAK. Hahahha.

Aku cerita pahit-pahitnya dulu deh. Hihihi...

Kenapa ga enak?? Karena untuk jadi ibu rumah tangga aja (tanpa ART), pekerjaan kita seperti tiada henti. Belum lagi kalau kita tipe yang ingin semua beres. Kalau tidak beres, pusiiinggg kepala Barbie...

Ditambah kerja dari rumah?? Weitsss, baru mau kerjain ini pas si kecil tidur, eh tahu-tahu sudah bangun. Apalagi kalau si kecil main, udah pasti ga mau main sendiri. Di tengah-tengah lagi main, saat iseng cek hp, ternyata ada downline yang butuh bantuan. Ih, pusing lagi kepala Barbie...

Terus, ya udah kerja kantoran aja Lasma. Duit langsung dapet, bisa bayar ART.


Iye, bener sih, tapi sejak jadi ibu panggilan hidup saya ada di anak saya. Saya ingin anak saya diasuh oleh tangan orang tuanya sendiri. Nilai-nilai yang ia terima selama dia belum masuk sekolah adalah nilai-nilai yang benar-benar dari orang tuanya, bukan orang lain (dan ga tahu nilai apa yang diberikan orang itu).

Kalau gitu, berenti kerja aja.
Aishhh, yang ini juga ga bisa. Kenapa?? Karena pekerjaan ini salah satu bentuk pelayanan saya juga. Di pekerjaan ini ternyata saya bisa mengajar juga. Hohoho. Bukan cuma saudara seiman, tapi mereka yang ga kenal Kristus juga.

Puji Tuhan ya, Tuhan teguhin hati. Kerja dari rumah memang sudah pilihan paling tepat. Ya, istilahnya mau kapan aja saya tinggalin karena urus Gi, saya bisa. Selain dengan memberi info pada teman-teman jaringan kalau respon saya akan lambat, ada teman-teman lain juga yang bisa membantu mengurus jaringan ini. Ya istilahnya ga kerja sendiri. Namanya juga bisnis jaringan ya.

Berat sihh sebenarnya karena badan dan otak berasa cuapeee luar biasa. Terutama badan yang kayak dipukul-pukul. Apalagi kalau baru bangun tidur.

Belum lagi HP tiba-tiba masalahhhh... OMG.. Hidup dan kerja di jaman intenet cepat tapi HP kita lambat, berasanya kayak, udah ga punya HP aja sekalian. Hahaha. Apa yang sedang Kau ajarkan padaku?? Setia dan bersabar. Halah nanya sendiri, jawab sendiri.

Rasaya tuh Tuhan lagi gebuk-gebuk saya kayak kasur kapuk lagi dijemur. Sampai mikir, " Ah, salah milih topik nih di Majalah Pearl." Hahahahah

Iya, tahu banget deh.. Tuhan ajarkan saya sebelum saya menyampaikan sesuatu buat yang baca. Firman itu hidup waktu kita ngalamin sendiri. Percuma dengar banyak kesaksian hebat, tapi kita sendiri ga ngalamin.

Terus biar ngalamin Firman yang hidup gimana caranya?? Ya, lakukan. Gampang kan. Hihihi.

Ah, pesan lagi untuk para single..

Sebelum menikahhh... Please! Please! Please!! Hiduplah di dalam Firman. Hiduplah dengan melayani orang lain. Hiduplah dengan kasih yang lemah lembut dan tentram. Kenapa??

Biar GA BABAK BELUR pas udah nikah.

Emang gua kenapa?? Sejak awal udah tahu kelemahan pasangan sendiri, tapi kalau mood kita jelek, semua bisa kayak jadi bencana. Kalau Tuhan ga cecokin saya dengan Firman dari sejak masa single, entahlah. Mungkin saya sudah teriak " Pulangkan saja, aku pada ibuku, atau ayahku.".

Padahal masalahnya sepeleeee... Malu ah gara-gara masalah sepele berantem kayak adu banteng.

CATET: Pernikahan itu melayani, pernikahan itu mengasihi, pernikahan itu mengampuni, pernikahan itu saling membangun, pernikahan itu memegang janji dalam keadaan kaya atau pun miskin, sehat atau pun sakit, dan dalam keadaan apa pun juga...

Jadi, berlatihlah dari HARI INI!!

CATET!!

Terima kasih sudah dibaca. Tuhan memberkati. Peluk dan cium untuk saudari seiman, toss untuk saudara seiman.

God bless us.

You Might Also Like

0 op-knee

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komentarmu yaa. Saya juga akan mampir ke blogmu ;)

recent posts

Popular Posts

Add Me ON

Blogger Perempuan

BB Member

Daftar Blog Saya

Subscribe