Gaji Buruh Naik 3,7 Juta??

Selasa, November 12, 2013

Tadi masuk ke group di FB dan ada yang posting gambar ini


Yang sudah kita tahu kalau akhir-akhir ini para saudara kita yang bekerja sebagai buruh lagi pada demo supaya gaji mereka dinaikan jadi 3,7 juta. Waktu pertama denger sampa shock dan tidak terima juga sih. Saya saja S1 gaji setelah beberapa tahun kerja baru segitu. 

Baca-baca berita makin prihatin juga.Kalau gaji para buruh sampai dinaikan segitu, kemungkinan besar pengusaha 'mungkin' bisa merugi. 


Saya hanya orang awam yang tidak tahu bagaimana UMP diperhitungkan. Saya juga tidak tahu apakah perusahaan benar-benar tidak bisa membayar dengan gaji dengan nominal yang diminta para buruh atau mereka merki?? Kita kan tidak tahu yaaa... 

Tapi bukan itu pula yang mau saya bahas. Yang mau saya bahas tentang  barang-barang yang dimasukan dalam kebutuhan para buruh. Agak shock karena disitu di tulis langganan koran yang sebenarnya kita bisa baca info lewat internet. Yang kita tahu jaman sekarang saya ga lihat ada orang yang ga pakai hp yang ga bisa internet. Dari internet kita baca koran dan banyak berita.

Di situ juga ditulis kebutuhan pakaian. Saya bertanya-tanya, memangnya kita beli baju bisa sampai sebulan sekali?? Saya saja setahun mungkin paling banyak hanya 3 kali. Bagaimana dengan dispenser dengan mesin cuci? Apakah benar-benar diperlukan kebutuhan yang sebenernya tanpa itu pun kita bisa hidup?

Lalu ada teman group yang bertanya apakah para buruh harus hidup susah??
Bukan itu masalahnya... Tapi kenyataanya dan perlu kita akui infografis itu membuktikan kalau masyarakat kita itu masyarakat yang life stylenya lebih tinggi dari penghasilannya. 

Selama ini kita mengeluh pada pemerintah kalau hidup kita susah, tapi kadang dengan santainya juga kita bisa gonta ganti hp. Bisa korbanin uang makan juga buat beli tablet. Ga jarang yaaa.... temen-temenku... Uang sekolah yang diberikan dari Yayasan untuk anaknya sekolah malah dipakai buat belanja. 

Masyarakat kita ini sudah kemakan gaya hidup konsumtif. Korban gaya. Korban iklan. Status sosial dinilai dari hp apa yang kamu pakai, kamu punya motor atau ga. Mungkin orang akan lebih suka sama orang yang punya motor daripada yang punya rumah. 

Suka ngerasa ga cukup. Suka ngerasa ga puas. Udah punya motor, pengen punya mobil. Rumah tipe 21 ga cukup, mau yang tipe 36. Padahal bukan kebutuhan, tapi keinginan dan gengsi.

Mirisss.. lohhhh... 

Kebayang ga kalau gaji beneran dinaikan 3,7 juta.... Benarkah akan cukup??? 

Jika kita tidak bisa mencukupkan diri dengan yang sedikit, apa kita bisa mencukupkan diri dengan yang banyak?? Kalau dengan gaji 2 jutaan saja lifestyle kita sudah seperti orang gaji 3 jutaan. Bukankah kemungkinan besar saat gaji kita 3 jutaan, lifestyle kita jadi naik menjadi 4 jutaan?? Kenapa?? Karena mental kita... Kebiasaan kita yang ga perah ngerasa cukup.

So, ini jadi pelajaran buat saya juga. Pelajaran BANGEEETTT!!! >.< ....  

Dulu orang tua saya bisa hidup dengan gaji yang sangaaattt minimm sampai harus makan nasi pakai air garam, tapi sekarang bisa kuliahin anaknya semua karena mereka bekerja keras (tentu juga dengan berkat dan kasih karunia Tuhan yang ga pernah berhenti di keluarga kami)... Kalau mereka, bisa seperti itu... Saya juga pasti bisa.  Karena itu, saya pun harus gigih seperti mereka. Aminnn!!

Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." Lukas 3: 14

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Ibrani 13:5

You Might Also Like

3 op-knee

  1. very nice post, bener banget ma. gue juga pengen nulis tentang permintaan UMP cuma bingung mau nulisnya gimana jadi ya cuma pendem doank. haha. tulisan u menyatakan isi hati gue juga ma.

    gue juga syok, minta UMP tinggi bener.. perasaan baru beberap bulan yang lalu UMP sudah disetujui dari 1,8 jadi 2.2 .. eh sekarang ngelonjak minta dinaikin lagi jadi 3,7 .. mulai sableng memang. #huuff#

    Gaya hidupnya memang yang harus dirubah bukan UMP nya.. hehehehheheh

    ayatnya bagus banget, ampe kaget gue.. ada juga ya ayatnya hahahhahahha...

    copas ya ma.

    BalasHapus
  2. Hahahaha... kayaknya situasi juga bikin keki ya fa. Soalnya gua lagi kudu kencengin ikat pinggang juga karena belum dapet kerja. Kudu ngirit2 bangeettt. jadi liat beginian makin sebel. Iya, fa coppy aja :D.

    BalasHapus
  3. Jerrytrisya.com21 November 2013 07.21

    hmmmm ... kebetulan ini bidang spesialisasi saya. Bagian yang tentang gaya hidup memang benar, masyarakat Indo memang sangat disetir oleh gengsi dan lifestyle. Tapi ada tapinya nih : itu bukan cuma masalah di indo, itu masalah diseluruh dunia.


    Mau yang lebih shocking lagi, contohnya lihat masyarakat di USA. Masyarakat USA kehidupannya jauh lebih parah lagi. standard hidup mereka bisa 130% dari penghasilan mereka dan tingkat hutang mereka JAUUUH lebih tinggi dari orang indo/asia.


    jadi intinya, hal ini adalah masalah semua orang hari-hari ini diseluruh dunia. Ini adalah daya tarik dunia terhadap manusia. Sejelek kelihatannya, tapi ini menggambarkan kondisi manusia yang seasli-aslinya dan saya sendiri sudah lelah mengkritiknya dan sekarang lebih berpikir tentang bagaimana kita sendiri bisa menata kehidupan keuangan kita dengan baik supaya bisa menjadi teladan bagi orang sekitar kita.


    Good posting. the next questionnya adalah , bagaimana dengan kehidupan keuangan kita sendiri ? apakah sudah tertata rapi, apakah kita sudah menguasai dengan baik cara mengelola yang baik ?

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komentarmu yaa. Saya juga akan mampir ke blogmu ;)

recent posts

Popular Posts

Add Me ON

Blogger Perempuan

BB Member

Daftar Blog Saya

Subscribe