Bye Bye 26 (2012) Welcome 27 (2013)

Minggu, Desember 30, 2012

Sudah mau akhir tahun Pak, Bu!! Mari tutup kalender dan beramai-ramai membuat review dan evaluasi untuk Mr. 2012.

Tadi sudah baca kaleidoskopnya Anita dan resolusi blognya Amanda. Yah, saya mau menulis dua-duanya.

BTW BUS WAY..Rasanya kayak udah bertahun-tahun ga nulis. Liburan malah berasa mandek neh otak. Emang ya, liburan bisa bikin kita jadi bego kalau otak kita ga diajak aktif. Hahhahhahaha...Ayo tetap menulis dan membaca sekalipun lagi leha-leha.

Jadi, tahun ini saya masuk kelas apa ya???


Tahun lalu Tuhan ajarkan saya untuk bertekun dalam melakukan bagian-bagian saya. Lewat skripsi saya, Tuhan 'banting' saya seperti adonan roti. Sakiiiitttt...membawa nikmat...Ahhh...!

Itu kenapa ayat

Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. 2 Tesalonika 3:10

sangat men'daprat' saya. Jadi pegangan untuk saya juga.

Tapi tahun ini, justru Tuhan mengajarkan saya tentang ketenangan. Tentang mukjizat. Tentang kasih karunia. Apa maksudnya ya? 

Iya, jadi tahun lalu Tuhan ajarkan saya untuk bekerja keras dan menjadi orang rajin, tahun ini Tuhan malah mau kasih lihat bahwa susah payah seperti apa pun hasilnya akan bergantung pada kasih karunia Tuhan.

Seperti kata orang-orang bilang, kita lakukan bagian kita, Tuhan lakukan bagian Dia. Tapi pada kenyataannya prakteknya memang susah. Saat saya sedang berusaha, sering kali saya lupa untuk mengandalkan Tuhan. Begitu juga sebaliknya, saat saya mengingat janji Tuhan.. sering kali saya malah menggampangkan dan tidak melakukan yang terbaik dari bagian saya.

Terasa sekali Tuhan ingin saya seimbang dalam hal ini. Berusaha tanpa melepaskan kasih karunia Tuhan dan memegang kasih karunia Tuhan tanpa bermalas-malasan melakukan bagian saya. Jika disimpulkan dalam frasa adalah

PARTNER KERJA ALLAH

Tahun ini Tuhan juga mengajarkan saya hal yang setiap tahun Ia ajarkan. MEMINTA.... Kesombongan yang ada dalam diri saya terkadang membuat saya tidak meminta. Tidak mau bersusah payah 'menyusahkan orang lain'. Lebih sering berpikir tidak apa saya yang susah yang penting kerjaan beres (padahal bisa jadi berantakan juga)... Yang lebih perlu saya belajar..Meminta pada Tuhan. 

Setelah dipikirkan, sebenarnya pun Tuhan mau bilang dan saya mengakui kalau saya BUTUH ORANG LAIN. Saya tidak bisa hidup sendirian. Tidak bisa punya dunia sendiri. Sekalipun saya orang introvert...

Tapi jujur...Untuk merasakan butuh orang lain itu memang sulit buat saya. Terbiasa sendiri. Apa-apa sendiri. Saat harus mengandalkan orang lain atau menyatakan keinginan saya yang mungkin akan merepotkan orang lain, saya langsung menelannya. Rasanya kaku...aneh...dan ada pemikiran takut kecewa...takut berhutang..takut bergantung..dan takut menyusahkan orang lain.

Eitsss...di akhir tahun ini juga saya mengerti mengapa saya seperti itu. Itu karena perkataan orang tua yang ternyata masih membekas di kepala saya. Dari kecil saya sakit-sakitan dan menghabiskan uang untuk berobat. Pernah sekali saya sakit dan orang tua saya mengeluarkan kalimat yang tidak enak karena mereka kesal melihat saya yang tidak bisa jaga kesehatan. Waktu itu yang saya tangkap dari kalimat mereka adalah saya anak yang menyusahkan. Saya tidak menyangka kalau kata-kata itu masih membekas pada diri saya. Di kehidupan sehari-hari pun saya berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyusahkan orang lain bahkan sebisa mungkin membuat mereka senang serta menunjukkan kalau saya bisa bertahan sendirian.

Seolah menyusahkan orang lain adalah sebuah dosa besar. Kalau saya sudah membuat orang lain susah, saya akan merasa sangat bersalah...Setelah 20 tahunan baru sadar sekarang... fiuhh...Lebih baik, daripada tidak sama sekali.

Saya sudah menyadari hal ini, tapi saya merasa belum pulih..Entah ya, mungkin di 2013 Tuhan akan obrak abrik. Ahahahha...(Arghhh!! Tuhan kalo dengar kata-kata saya ini, tolong beri saya kekuatan saat Kau obrak abrik semuanya).

MUKJIZAT!! Nyang ini Tuhan kasih bener-bener waktu saya meminta. Beberapa hari lalu Tuhan juga kasih mukjizat yang lain. Mungkin bukan mukjizat yang WAAAHHH, tapi setiap kali melihat doa saya dijawab dengan cara yang tidak saya duga itu bikin gimanaaaa gituuuu....XD.

Mukjizat dalam persiapan pernikahan, pekerjaan, pelayanan..banyaaakk. Tapi yang berasa banget yang persiapan pernikahan. Hahahhaha.... Nyang ini emang saya masih harus terus belajar PERCAYA sama Tuhan. Bukan percaya apa yang di depan mata, tapi pada pribadi Tuhan yang ga pernah ingkar janji dan ga pernah terlambat.

KARAKTER Tuhan Yesus banyak bentuk saya lewat Aki, pelayanan dan teman-teman kerja (soalnya udah ga jarang komsel T.T). Gimana MENERIMA PERBEDAAN dan melihat perbedaan dari kacamata Tuhan. 

Belajar BERBESAR HATI menerima setiap hal yang tidak sesuai keinginan demi kepentingan bersama. Menurunkan idealisme yang tidak Alkitabiah demi toleransi dengan sesama dan belajar TEGAS terhadap diri sendiri dan orang lain.

KELUARGA juga diubah Tuhan dengan luar biasa. Papa yang dulu jarang gabung kalau sudah ngobrolin firman, sekarang malah mimpin kita ibadah setiap pagi. Kita punya mezbah keluarga. Saya kaget sendiri waktu pulang diajak sate bersama.

PERSAHABATAN banyak lost dengan sahabat-sahabatku tercinta. Sudah sibuk masing-masing yang saya tahu sebenarnya kalau saya jawab seperti itu hanya klise. Memang cape sih pulang kerja. Bawaannya mau istirahat. Tapi tadi bahas buku Purpose Driven Life bareng keluarga, jadi diingetin lagi tentang quality time dengan sahabat-sahabat tercinta (bakal jadi salah satu goal setting di tahun depan).

BIMBINGAN PRA NIKAH akhirnya ikut kelasnya dan sudah menyelesaikan 1 gelombang. Tahun depan akan tetap ikut sampai pada hari pernikahan. Banyak hal dipelajari dan membuka mata saya. Terutama soal komunikasi. Pria dan wanita itu MEMANG BERBEDA saudara-saudara... Mulai ngeliat sisi lain dari Aki yang ternyata ada juga ahahhaha...Hal positif kok. Tuhan dari awal kasih liat  yang jelek-jelek dulu sih. Yang bagus-bagus dari Aki dikasih liatnya nyicil...=.=

So, itulah apa yang sudah Tuhan lakukan selama 2012 ini. Dag dig dug rasanya menghadapi 2013, entah kenapa saya butuh kasih karunia lebih besar untuk 2013. Mungkin karena mau kiamat..ahahhaha...lebih tepatnya mungkin karena mau melepas status single. 

APA YANG PALING INGIN DILAKUKAN DI TAHUN 2013??

  1. Ga banyak. Yang pasti fokus di persiapan pernikahan dan lebih banyak membangun komunikasi dengan Aki.
  2. Pengen belajar punya quality time dengan sahabat-sahabat. Sadar banget hubungan saya dengan mereka menjaga hidup saya dan menjaga hidup mereka.
  3. Lebih rapih di pekerjaan dan soal birokrasi.
  4. Hasilin buku lewat selfpublish di Nulisbuku...Semoga jadi. Waktu itu pengennya tahun ini, tapi ga jadi juga. Hukss..
Untuk saat ini itu saja yang terpikirkan. Tahun 2013 pengen lebih berpikir dengan cara Tuhan berpikir. Lebih berani mengambil resiko dan lebih berani menjadi PARTNERNYA TUHAN.

I wish us luck!!! 

God is with us..Always!








You Might Also Like

7 op-knee

  1. Wish smua hopenya terkabul ya Lasma, terutama dlm persiapan pernikahannya. kelas Pra nikahnya kudu mantep...hope jgn bolong. btw..Selamat Natal dan Tahun Baru :D

    BalasHapus
  2. @Ka Martha: Thank you, Ka ^^. Selamat Natal dan Tahun baru juga ka. Salam buat keluarga. Spesial buat Keiko ekekke.

    BalasHapus
  3. iya bener kak Lasma!! Aku juga punya pergumulan sendiri soal 'gak mau menyusahkan orang lain' dan somehow pemikiran kayak gitu akhirnya malah menyusahkan diri sendiri dan... imbasnya kena orang lain juga deh!
    Betul betul.. tahun 2013 gak boleh gitu lagi..

    BalasHapus
  4. @Amanda: Ahhahaha...ternyata diriku tidak sendirian ya.

    BalasHapus
  5. er...kadang2 aku agak serem baca blognya lasma hahaha~ soal e kena banget dengan yg kuhadapi... =.= tahun ini aku juga belajar untuk mengakui bahwa kita butuh orang lain hahahah~ that's why Tuhan menciptakan yang namanya komunitas =w= hahah~ semoga di tahun 2013 semakin Tuhan ubahkan serupa dengan Dia :D hahaha~

    Ditunggu bukunya yaaa~ :D

    BalasHapus
  6. "Rasanya kayak udah bertahun-tahun ga nulis. Liburan malah berasa mandek neh otak. Emang ya, liburan bisa bikin kita jadi bego kalau otak kita ga diajak aktif. " - HAHA emang bener

    "Tapi jujur...Untuk merasakan butuh orang lain itu memang sulit buat saya." -

    iya , tapi dulu pernah ada orang bule yang bilang masalah kayak gini "a good problem to have" ...maksudnya kita juga harus seneng kalo kita tuh gak manja and bisa independen...mungkin sedikit saja terlalu independen and perlu dibalancing....at least itu better daripada kalo kita dibesarkan sebagai anak manja yang gak bisa apa2...

    As always, thanks for sharing your heart, always comforting to read your posts. GBU Lasma

    BalasHapus
  7. @Anita: Ahahha seserem itukah? Tahun ini memang kudu tobat soal berkomunitas :p

    @Ka Jerry: Thank you, Ka :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komentarmu yaa. Saya juga akan mampir ke blogmu ;)

recent posts

Popular Posts

Add Me ON

Blogger Perempuan

BB Member

Daftar Blog Saya

Subscribe