Hal-Hal Yang Sering Terlintas

Eh, lagi heboh nulis something before 30 yaa... Hehehhehe... Pengen ikut tantangannya, tapi tiba-tiba kepikiran pengen nulis yang lain. Beberapa hal yang akhir-akhir ini saya pikirkan...

1. Saya beberapa kali berpikir ingin seperti Mother Teresa yang punya tangan 'besar'. Menolong orang-orang dengan segenap hati dia. Pernah denger cerita kalau orang-orang yang Mother Teresa tolong itu kebanyakan meninggal, tapi Mother Teresa tetap mau menolong. Waktu itu ada orang bertanya
 " Mengapa?" dan Mother Teresa menjawab bahwa setidaknya orang-orang itu meninggal tidak dalam kesepiaan dan rasa tidak berharga. Setidaknya saat mereka meninggal mereka tahu mereka tidak sendiri dan mereka di kasihi.... T.T... mau nangis waktu baca cerita itu. Kebayang gimana Mother Teresa terus setia dengan pelayanannya dengan keyakinan kalau setiap hal kecil yang ia lakukan adalah seruan pada orang-orang yang menderita bahwa mereka dikasihi dan mereka tidak sendirian. Dan dia berhasil menyerukannya... 


Saat ini saya tidak bisa seperti beliau dan tidak punya keberanian besar seperti beliau, tapi setidaknya saya ingin memiliki hati yang sama. Hati yang tidak berhenti sampai hari kematiannya. Hati yang terus setia pada panggilan dan kehausan akan melihat orang-orang merasa dikasihi seutuhnya dan mereka bisa kembali mengasihi orang lain.


2. Pikiran kedua adalah pemikiran betapa tidak enaknya saat satu orang di puji atas kerja keras bersama. Ini bukan iri pada teman sejawat, tapi justru merasa tidak enak saat Principal melihat satu pekerjaan saya berhasil dan mengangkat nama saya di depan orang banyak padahal kerja saya itu hasil dari bantuan orang banyak juga. Ada perasaan tidak enak dan ingin nama orang-orang itu disebutkan juga. Tapi aneh juga kalau tiba-tiba saya menolak pujian dan menyebutkan nama mereka satu persatu. Yang ada saya malah mempermalukan principal saya...Tapi yang pasti saya berterima kasih pada teman-teman sekerja saya yang telah banyak membantu. Mereka tidak banyak dipuji, tapi mereka setia bekerja dan bersusah payah. Kadang saya tidak tahu harus melakukan apa untuk berterima kasih.. Kadang kalau berbuat salah dan merepotkan mereka saya lebih merasa bersalah lagi. Yang pasti saya mau berterima kasih buat teman-teman di bagian marketing, administrasi & general service yang telah banyak membantu saya dan anak-anak OSIS. Mereka bekerja dengan luar biasa walau sangat melelahkan. Saya hanya bisa memberikan senyuman dan sapaan serta ucapan pemberi semangat yang mungkin ga berarti apa-apa. Ah, ya...dan berusaha memudahkan setiap pekerjaan mereka dengan memberikan informasi tanpa perlu ditanya (walau kadang sering lupa :D).


3. Haruskah saya menetap terus di sekolah ini? Pemikiran ini entah kenapa beberapa kali terlintas di kepala saya. Bukan karena tidak puas dengan sekolah ini..Sebenarnya malah saya puas dan mulai mencintai sekolah ini. Tapi load kerja di sekolah ini memang cukup padat, apalagi dengan pekerjaan sebagai pembimbing OSIS yang bisa membuat saya pulang malam. Beberapa kali saya membayangkan kalau saya sudah jadi bini orang dan pulang malam selama seminggu. Rasanya aneh, tapi di sisi lain saya bertanggung jawab dengan keadaan anak-anak panitia. Fiuuuhh...Ya sudahlah..Mau berserah sama Tuhan. Apa pun itu, saya mau percaya Tuhan pasti berikan rencana kejutan yang ok punya.


4. Saya seperti terjebak dalam jiwa remaja saya. Haiyaaa... Beberapa hari ini kumpul dengan anak-anak OSIS membuat saya agak gila. Saat selesai evaluasi anak-anak sering bilang kalau saya seperti jadi 'menggila'. Saya bisa bertindak seperti remaja-remaja di sekeliling saya (melompat-lompat, tertawa puas, bercerita ini itu, dsb). Saya tidak tahu itu disebut 'tidak tahu umur'..atau memang saya terjebak di masa remaja saya atau saya ssebenarnya berjiwa muda?

5. Saya mudah memberikan hati saya pada suatu hal. Saat saya bekerja maksimal dan mencurahkan segala pikiran, tenaga dan hati saya pada suatu hal, saya benar-benar meletakkan hal tersebut di hati saya. Seolah hal tersebut adalah potongan puzzle yang harus saya letakkan di bagian hati saya, supaya gambaran hidup saya menjadi utuh dan lengkap.

Ah, ya 5 itu saja dulu. Udah ngantuk berat cuuuyyy... C you!! Besok Closing TMIS Cup 2012. Wish us luck yaaaaaaa!!!


2 Comments