Cahaya Hati

Senin, Oktober 15, 2012




Aku melihat cahaya putih... 
Terang namun lembut dan hangat 
Ada dii tengah-tengah hati manusia

Cahaya yang tampak begitu terang
 Di hati bayi-bayi kecil yang baru lahir
Cahaya itu menunjukkan bahwa seseorang hidup. 

Tapi seiring berjalannya waktu..
Cahaya itu pelan-pelan memudar..
Terkadang tiba-tiba mati dan padam.
Seolah kegelapan menelannya...
Seolah kehidupan telah hilang...


Berbagai macam hal dapat meredupkan cahaya itu..
Mungkin karena ejekan kecil..
Atau tatapan aneh yang menusuk...
Atau teriakan keras yang penuh amarah dan menusuk hati...

Ditinggalkan..
Kehilangan...
Tidak dimengerti..
Tidak diterima...

Merasa berbeda..
Diabaikan..
Tidak dianggap..
Dianggap aneh...

Setiap kali seseorang merasakan itu semua..
Cahaya lembut itu memudar..
Terkadang memudar sementara..
Terkadang pula memudar untuk selamanya..

Tapi aku juga melihat cahaya itu akan bercahaya lebih terang..
Saat aku melihat seseorang
Mendengar kata 'terima kasih'..
Mendengar sapaan "apa kabar"..
Menerima sebuah senyuman tulus...
Mendapatkan pujian kecil..
Menerima tepukan kecil di bahu..
Merasakan genggaman tangan yang hangat..
Atau pelukan yang menenangkan...

Sayangnya..
Aku jarang melihat cahaya yang bersinar sangat terang..
Kebanyakan orang kehilangan cahaya di hati mereka..
Cahaya itu seperti terkukung kegelapan..
Ingin keluar tapi tak mampu..

Si pemilik hati tak ingin keluar dari sana...
Si pemilik hati sering kali takut saat menemukan cahaya..
Mereka malah akan menemukan kegelapan yang lebih pekat..

Mereka menginginkan cahaya itu..
Tapi mereka lebih takut merasakan kehilangan cahaya itu..
Terbiasa berada di dalam gelap sepertinya menjadi satu-satunya pilihan..

Menjadi terbiasa..
Itulah pikir mereka..

Ah, seandainya mereka tahu..
Seandainya mereka tahu bahwa mereka tidak perlu takut kehilangan cahaya itu..
Karena cahaya itu sudah ada sejak dulu di dalam mereka..
Cahaya itu tidak pernah pergi dari mereka..
Merekalah yang mengabaikannya...

Seandainya mereka tahu..
Bahwa untuk mendapatkan kembali cahaya itu tidak sesulit yang mereka kira..
Seandainya mereka tahu..
Cahaya itu ada di tangan mereka..
Saat mereka memberi dengan tulus..
Ada di bibir mereka.
Saat mereka tersenyum dan mengucapkan terima kasih..
Ada di hati mereka..
Saat mereka mau berjabat tangan dan mengampuni...

Cahaya itu...
Seandainya mereka tahu...
Cahaya di hati mereka..
Menjadi lebih terang pada saat memberikan cahaya pada hati yang lain..

Seandainya mereka tahu...

You Might Also Like

0 op-knee

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komentarmu yaa. Saya juga akan mampir ke blogmu ;)

recent posts

Popular Posts

Add Me ON

Blogger Perempuan

BB Member

Daftar Blog Saya

Subscribe